Hari ini aku dikagetkan dengan kunci motor yang tiba-tiba menghilang, resah,
panik dan khawatir mulai muncul. Namun setelah dicari-cari ujungnya malah
menjadi sesuatu yang konyol dan lucu, haha haha, beginilah kronologi kejadiannya:
Jumat itu pagi-pagi sekali seperti biasanya bangun tidur langsung
melihat handphone, berharap ada sms masuk dan penting. Kaget dan males seketika
saat membaca sms yang berisi pengumuman untuk hadir di koperasi mahasiswa jam
8, sedangkan itu rendaman pakaian yang sudah menginap di kamar mandi semalaman
belum dicuci. Dan akhirnya dengan kecepatan tangan jiwa pegawai laundryku
muncul, alhasil Cuma butuh waktu 15 menit untuk nyuci pakaian yang seabreg itu.
Setelah memanaskan motor vario 2009 berwarna pink sekitar 5menitan aku
berangkat ke kampus jam 8 tepat. Setibanya disana langsung aja nyimpan tas
soren Eiger berwarna hitam di atas karpet yang selalu terbuka dan aku ragu
bahwa karpet itu bersih, haha. Perlu diketahui juga bahwa tas soren itu adalah
tas yang dibeli sejak kelas VIII dan karena perawatan yang baik jadi masih
layak untuk dipakai. Setelah masuk ke dalam dan menyimpan tas hitam itu aku
langsung bergegas mengambil sapu dan menyapu di halaman kopma.
Waktu terus berlalu, dan akhirnya tiba saat-saat untuk menjelang
Shalat Jumat. Dengan santainya nyuruh cewe yang di dalam untuk ngambilin tas
hitamku. Aku cari-cari kunci di dalam tas dan ga ada, aku masuk ke dalam dan
mencari di lantai dang a ada juga, aku bomhkar-bongkar barang barangkali
terselip dang a ada juga, seketika kaget dan resah tapi yah apa daya deh udah
ga ada, akhirnya berangkat jumatan pun jalan kaki.
Setelah jumatan lucunya tuh karena aku masih penasaran aku balik lagi
ke kopma dan obrak-abrik lagi tuh lantainya dan masih ga ketemu, huh hari yang
menyebalkan. Tiba-tiba ada sms masuk dan itu dari personil perintis komunitas musik
bamboo yang isinya mengajak untuk berlatih ke Cicalengka. Tanpa pikir panjang dank
arena sudah janji juga untuk ikut yah akhirnya masalah kunci ini dilupakan dulu
sejenak.
Latihan musik bambu sangat manjur melupakan masalah, tapi setelah
latihan selesai kembali panik lagi, dan
tak lama dari itu adzan magrib berkumandang. Sesaat bersedih, tapi ya sudahlah
biarin aja itu motor diparkir berhari-hari di depan sana pikirku, semoga aja
nanti ada yang nemu kuncinya, dan akhirnya aku memutuskan untuk menginap di
kopma malam itu karena takut motornya tiba-tiba nyala dan ada yang bawa. Dan malam
pun berasa cepat karena tidurnya nyenyak.
Esok paginya, Sabtu aku bangun pagi-pagi sekali dan bergegas
beres-beres kopma yang sudah disulap menjadi kamar kosan yang berantakan. Satu persatu
mahasiswa mulai bermunculan, lah ko kan hari sabtu tapi ada mahasiswa?? Ada dong,
kampus ini diisi dengan kegiatan-kegiatan wajib bagi para Maru, jadi walaupun
weekend setidaknya kampus tidak akan sepi.
Jam 8 tepat aku pulang untuk mandi dan makan. Nah dan seperti
kebiasaan pada umumnya aku ambil handuk dan melepas baju yang sedang dipakai. Aku
keluarkan semua isi saku celana, dan kaget bukan main ketika tanganku
dimasukkan ke saku kanan belakang, hanya diraba dan ga berani ngeluarin, dan
setelah beberapa saat diam aku ambil isi saku dan ternyata Kunci Motorn yang
selama ini aku khawatirin dan aku cari ada di dalam saku dan terus dibawa
kemana-mana. Hhahha. Dan sampai saat ini aku ga mau cerita ke siapapun dimana
aku temuin itu kunci, kalo ada yang
nanya aku jawab aja “ada di kolong bangku kopma” hahaha


0 komentar:
Posting Komentar