Pembelajaran Terpadu Model Webbed

| Jumat, 15 Februari 2013

Salah satu tanda seorang pendidik yang hebat adalah kemampuan memimpin murid-murid
Menjelajahi tempat-tempat baru yang bahkan belum pernah didatangi sang pendidik
(Thomas Groome)
Pada model pembelajaran Webbed, guru menyajikan pembelajaran dengan tema dan sub tema yang di sepakati dan dihubungkan dengan antar mata pelajaran. Sehingga siswa memperoleh pandangan hubungan yang utuh tentang kegiatan dari mata pelajaran yang berbeda-beda. Model pembelajaran ini adalah model pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan tematik. Pendekan ini dimulai dengan menentukan tema, yang kemudian dikembangkan menjadi subtema dengan memperhatikan keterkaitan tema tersebut dengan mata pelajaran yang terkait. Dari subtema tersebut diharapakan aktivitas siswa dapat berkembang dengan sendirinya.
Menurut Tisno (1998) dalam pembelajaran terpadu model terkait, pelajaran dimulai dari suatu tema. Tema diramu dari pokok-pokok bahasan atau sub-sub pokok bahasan dari beberapa mata pelajaran yang dijabarkan oleh konsep, keterampilan, atau kemampuan yang ingin dikembangkan dan didasarkan atas situasi dan kondisi kelas/ sekolah/ guru dan lingkungan.

Langkah-Langkah Pelaksanaan Model Pembelajaran Webbed
Langkah-langkah yang ditempuh dalam model pembelajaran jaring laba-laba (Webbed) sebagai berikut.:
  1. Guru menyiapkan tema utama seperti nilai juang dalam perumusan Pancasila, dan tema lain yang telah dipilih dari beberapa standar kompetensi lintas mata pelajaran/bidang Studi,
  2. Guru menyiapkan tema-tema yang telah terpilih, misalnya tema matematika, kesenian, bahasa dan IPS yang sesuai dengan tema nilai juang dalam perumusan Pancasila supaya tidak over lapping,
  3. Guru menjelaskan tema-tema yang terkait sehingga materinya lebih luas,
  4. Guru memilih konsep atau informasi yang bisa mendorong belajar siswa dengan pertimbangan lain yang memang sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran terpadu.
Contoh: peserta didik dan guru menentukan tema, misal air. Maka gum-gum mapel dapat mengajarkan tema air itu ke dalam sub-sub tema, misal siklus air, kincir air, air waduk, air sungai, bisnis air dari PDAM yang tergabung dalam mata pelajaran  Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa.
Kelebihan  pembelajaran terpadu model jaring laba-laba adalah sebagai berikut:
  1. Adanya faktor motivasional yang dihasilkan dari menyeleksi tema yang sangat diminati.
  2. Model jaring laba-laba relatif lebih mudah dilakukan oleh guru yang belum berpengalaman.
  3. Model ini mempermudah perencanaan kerja tim untuk mengembangkan tema ke dalam semua bidang isi pelajaran.
  4. Model ini  menyediakan sebuah media yang terlihat dan memotivasi siswa. Hal itu sangat mudah bagi mereka untuk melihat bagaimana kegiatan dan ide saling berhubungan.
Kekurangan  pembelajaran terpadu model jaring laba-laba sebagai berikut:
  1. Langkah yang sulit dalam pembelajaran terpadu model jaring laba-laba adalah menyeleksi tema
  2. Adanya kecenderungan merumuskan suatu tema yang dangkal, sehingga hal ini hanya berguna secara artifisial di dalam perencanaan kurikulum.
  3. Guru dapat menjaga misi kurikulum
  4. Dalam pembelajaran guru lebih fokus pada kegiatan daripada pengembangan konsep.
Buat tugas Senin, 18 Februari 2013
Source: http://www.ahmatnurdin.com 

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲