Salah
satu tanda seorang pendidik yang hebat adalah kemampuan memimpin murid-murid
Menjelajahi tempat-tempat baru yang bahkan belum pernah
didatangi sang pendidik
(Thomas Groome)
Pada model
pembelajaran Webbed, guru menyajikan pembelajaran dengan tema dan sub tema
yang di sepakati dan dihubungkan dengan antar mata pelajaran. Sehingga siswa
memperoleh pandangan hubungan yang utuh tentang kegiatan dari mata pelajaran
yang berbeda-beda. Model pembelajaran ini adalah model pembelajaran terpadu
yang menggunakan pendekatan tematik. Pendekan ini dimulai dengan menentukan
tema, yang kemudian dikembangkan menjadi subtema dengan memperhatikan
keterkaitan tema tersebut dengan mata pelajaran yang terkait. Dari subtema tersebut
diharapakan aktivitas siswa dapat berkembang dengan sendirinya.
Menurut Tisno (1998)
dalam pembelajaran terpadu model terkait, pelajaran dimulai dari suatu tema.
Tema diramu dari pokok-pokok bahasan atau sub-sub pokok bahasan dari beberapa
mata pelajaran yang dijabarkan oleh konsep, keterampilan, atau kemampuan yang
ingin dikembangkan dan didasarkan atas situasi dan kondisi kelas/ sekolah/ guru
dan lingkungan.
Langkah-Langkah
Pelaksanaan Model Pembelajaran Webbed
Langkah-langkah yang
ditempuh dalam model pembelajaran jaring laba-laba (Webbed) sebagai
berikut.:
- Guru menyiapkan tema utama
seperti nilai juang dalam perumusan Pancasila, dan tema lain yang telah
dipilih dari beberapa standar kompetensi lintas mata pelajaran/bidang
Studi,
- Guru menyiapkan tema-tema yang
telah terpilih, misalnya tema matematika, kesenian, bahasa dan IPS yang
sesuai dengan tema nilai juang dalam perumusan Pancasila supaya tidak over
lapping,
- Guru menjelaskan tema-tema yang
terkait sehingga materinya lebih luas,
- Guru memilih konsep atau
informasi yang bisa mendorong belajar siswa dengan pertimbangan lain yang
memang sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran terpadu.
Contoh: peserta didik
dan guru menentukan tema, misal air. Maka gum-gum mapel dapat mengajarkan tema
air itu ke dalam sub-sub tema, misal siklus air, kincir air, air waduk, air
sungai, bisnis air dari PDAM yang tergabung dalam mata pelajaran
Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa.
Kelebihan
pembelajaran terpadu model jaring laba-laba adalah sebagai berikut:
- Adanya faktor motivasional yang
dihasilkan dari menyeleksi tema yang sangat diminati.
- Model jaring laba-laba relatif
lebih mudah dilakukan oleh guru yang belum berpengalaman.
- Model ini mempermudah perencanaan
kerja tim untuk mengembangkan tema ke dalam semua bidang isi pelajaran.
- Model ini menyediakan
sebuah media yang terlihat dan memotivasi siswa. Hal itu sangat mudah bagi
mereka untuk melihat bagaimana kegiatan dan ide saling berhubungan.
Kekurangan
pembelajaran terpadu model jaring laba-laba sebagai berikut:
- Langkah yang sulit dalam
pembelajaran terpadu model jaring laba-laba adalah menyeleksi tema
- Adanya kecenderungan merumuskan
suatu tema yang dangkal, sehingga hal ini hanya berguna secara artifisial
di dalam perencanaan kurikulum.
- Guru dapat menjaga misi kurikulum
- Dalam pembelajaran guru lebih
fokus pada kegiatan daripada pengembangan konsep.


0 komentar:
Posting Komentar