Newest Post
Akhirnya Kita Lulus
Diposting oleh
nclod blogger
|
baca selengkapnya»
Hai, namaku Didik, baru saja lulus dari UPI
jurusan PGSD tahun ini. Waktu berlalu sangat cepat ya, rasanya baru kemarin
masuk ke kampus, mengikuti ospek kampus, tak terasa sekarang sudah lulus dan
tinggal menunggu wisuda. Empat tahun yang lebih kuat di memori, masa studi yang
paling lama di atara semua jenjang pendidikan. Ingat sekali ketika baru lulus
dari Madrasah Aliyah dan harus pergi merantau lagi ke tempat yang lebih jauh,
ke Bandung memang sangat berat, harus memulai lagi dari awal, harus beradaptasi
lagi dengan teman dan lingkungan yang baru. Aku yang sangat polos dan bertindak
lebih kedesa-desaan harus bergaul dengan lingkungan metropolitan ini. Penampilan
yang berbeda jauh dari semua teman-teman baruku.
Empat tahun berlalu, memori-memori kenangan
hari-hariku selama itu nampaknya membuatku semakin dewasa. Setelah dua tahun
bersama dengan teman sekelas yang super heboh, aku salah satu dari tujuh lelaki
tangguh diantara perempuan-perempuan hebat. Teh Ita, Teh Eca, Teh Illa, mereka
mungkin yang akan lebih kuingat. Bagaimana sikap dan sifat kami masih berasa
anak SMA, bercanda, dan berbicara seadanya. Dua tahun sisanya hanya aku dan teh
Ita yang berada dalam satu kelas setelah kami berempat berpisah kelas
konsentrasi. Mulai muncul perbedaan-perbedaan diantara semuanya, mulai lebih
dewasa, lebih bijak dalam bersikap, dan mulai memandang segala hal lebih
objektif.
Assalamu’alaikum Ukhti
Diposting oleh
nclod blogger
|
Minggu, 21 Juni 2015
baca selengkapnya»
Ahlan wasahlan, Apa kabar Ukhti? Sudah lama ya
tidak berjumpa, hingga bayangmu pun tidak bisa aku bayangkan. Bagaimana persisnya
sosokmu dulu hanya tergambar samar tidak nampak jelas. Memang dengan mudah aku
bisa melihat foto dan gambarmu dari beberapa media, namun tetap kesempurnaan
lukisanmu di bayanganku belumlah cukup jelas.
Ukhti, entah bagaimana dan darimana asal
kebetulan ini, percakapan kecil dengan seorang sahabat mengerucut pada memori
lama yang kini mulai terbuka kembali, entah apa ini, memori lama kah atau
memang jalan untuk membuka memori baru, tapi satu yang pasti, aku senang. Aku
memang tidak sempat untuk mendekatimu dulu, hanya dapat melihatmu dan
mengagumimu saja, aku tidak pernah bicara banyak denganmu. Sekarang aku bingung
dengan keadaan ini, siapa aku?
Kini semakin dekat, aku bisa menghubungimu
Ukhti, namun lagi-lagi sangat sulit untuk membuka dan memulai percakapan. Aku
memang tidak begitu pandai dalam membuat humor justru malah kelihatan terlalu
formal. Pernah sekali menyapamu dengan gaya sok akrab, namun sepertinya itu terlalu
menggelikan bagimu hingga no respons. Memang seharusnya ukhti, itulah sebutan
bagimu.
Ukhti, Bisakah kita bertemu? Bukan rindu yang
membuatku ingin melihatmu, hanya ingin membuat bayanganmu itu nampak lebih
jelas dan nyata. Jika kita saling bertemu entah apa yang harus aku ucapkan,
entah apa yang harus dilakukan, entah dimulai darimana, atau entah harus
bersikap seperti apa, namun tetap aku ingin melihatmu lagi.
Ukhti, Past to Future through time.
Si Jagoan Baru
Diposting oleh
nclod blogger
|
Selasa, 27 Mei 2014
baca selengkapnya»
Nazlan sendiri merupakan anak pertama dari pasangan kang Irvan Irawan dan Linda Lestari Kartika, cucu pertama di keluarga baik dari keluarga ayahnya ataupun ibunya, wajar saja jika dia begitu dimanja di keluarga baik oleh orang tuanya, paman bibinya, kakek neneknya bahkan oleh uyutnya. Semua orang di keluarga sangat bahagia dengan kedatangannya, senyuman pun mengiringi kelahirannya.
Nazlan
Assidqi Irawan nama lengkapnya, biasanya dipanggil Nazlan namun lebih sering
dipanggil Alan. Nama Nazlan sendiri diambil dari bahasa Arab Nazala, Yanzulu,
Nazlan yang artinya Turun, nama Assidqi berarti benar, sedangkan Irawan diambil
dari nama belakang ayahnya Irvan Irawan. Dari namanya tersebut diharapkan ia
kelak menjadi anak yang rendah hati, tidak sombong, sederhana, dan menjadi
manusia yang turun tangan menangani masalah, berusaha melakukan hal-hal yang
benar serta menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya.
Nazlan sendiri merupakan anak pertama dari pasangan kang Irvan Irawan dan Linda Lestari Kartika, cucu pertama di keluarga baik dari keluarga ayahnya ataupun ibunya, wajar saja jika dia begitu dimanja di keluarga baik oleh orang tuanya, paman bibinya, kakek neneknya bahkan oleh uyutnya. Semua orang di keluarga sangat bahagia dengan kedatangannya, senyuman pun mengiringi kelahirannya.
Lahir
pada tanggal 21 Juni 2011, sekarang jagoan ini telah tumbuh dan berkembang
menjadi anak yang baik. Ada hal yang menarik darinya, ia anak yang aktif
bergerak dan punya daya jelajah yang tinggi, sejak ia masih berusia satu tahun
ia kurang suka dengan mainan anak-anak pada umumnya seperti mobil-mobilan,
robot-robotan dan mainan lainnya, ia lebih suka bermain dengan alat-alat rumah
terutama alat dapur, seperti panci, katel, atau barang lain yang kalau dipukul
bunyinya nyaring, tak jarang ia memecahkan gelas, piring dan mangkuk, ia hanya
seorang anak tak ada sesal setelah mlakukan itu malah itu menjadi hal yang
menarik. Sejak umur satu tahun ia sangat suka dengan musik, si jaogan suka
menari-menari dan bergerak sendiri saat mendengar musik, hal itu menjadi yang
melucukan bagi orang dewasa, haha.
Kehadirannya
sangat berarti, dengan hadirnya Nazlan rumah jadi tak pernah sepi, menghidupkan
suasana dan menambah keharmonisan keluarga. Semoga kelak ia benar-benar dapat menjadi
jagoan yang tangguh dan berguna bagi keluarga J
Romeo Mencari Juliet
Diposting oleh
nclod blogger
|
Minggu, 27 April 2014
baca selengkapnya»
Di
sore yang cerah awal tahun baru, langit nampak begitu cerahnya, berwarna biru,
bersih tak ada setitik noda pun yang terlihat jika mata kita palingkan ke atas,
awan begitu bersihnya seperti kapas yang tertiup angin bergerak bebas seolah
mempunyai sayap bidadari yang cantik membentuk panorama yang begitu indahnya.
Awan sore itu nampak membentuk wajah manis mempesona dengan mata berkaca-kaca, wajah
bidadari yang sedang tersipu malu karena pancaran sinar mentari sore yang
berirama menembus celah-celah pohon mangga yang menjulang tinggi, Romeo terpaku
dan terdiam sejenak membayangkan sosok bidadari yang telah ada di dalam
benaknya, gelora asmara dan rindu menyatu dengan hayalan bayangan akan bertemu
dengan pujaan hati yang telah lama ia impikan. Hembusan angin yang menerpa
dedaunan mengalir begitu lambannya, musik alami dari dedaunan begitu merdu
berirama, hayalan Romeo semakin mendalam, dengan menutup mata ia bayangkan ia
sedang tertidur di bawah pohon ditemani sang pujaan hati menemani sorenya yang
sedang dilanda asmara. Sekian lama ia menutup mata, ketika matanya ia buka,
awan putih bersih tersebut sedikit demi sedikit berlarian ke ufuk barat, mereka
menjadi sangat menyala, berwarna kuning kejingga-jinggaan, wajah yang terbayang
di benak Romeo saat itu terlihat lebih manis dengan pipi yang sedang merasakan
malu karena sadar ada yang sedang memperhatikannya dari bawah. Cahaya lembayung
sore itu pun semakin gelap, mentari akan segera terlelap di balik bukit.
Mentari
yang telah kembali membumi di balik bukit itu sepertinya sedang memancarkan
sinar indahnya dalam lubuk Romeo, sinarnya terlalu panas untuk membuat hatinya
menjerit, membara dan mendidihkan semangat serta rindu untuk bertemu dengan
sosok yang selalu membuat hari-harinya selalu baru, walau ia tahu jarak dan
hayalan yang jauh begitu namun tidak bisa mengalahkan gejolak hatinya yang
sedang menggebu dibakar rindu itu. Ia berpikir untuk segera pergi dan bertemu
dengannya, Juliet.
Otak, Tubuh dan Problematika
Diposting oleh
nclod blogger
|
Rabu, 20 November 2013
baca selengkapnya»
Kali ini saya akan membagi cerita tentang 'kegalauan' yang terkadang dialami oleh kita manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang diberi akal yaitu pembagian kerja otak saat mendapat berbagai masalah yang kompleks yang datang di saat yang bersamaan atau saling datang saat satu masalah belum terselesaikan.
Ya kalau memang kita mengalaminya pasti kita akan sangat kebingungan, seolah hanya kita yang mendapat beban yang rumit dan begitu berat. Namun apakah kita pernah berpikir bahwa sebenarnya kita bisa menyelesaikan semua kerumitan masalah yang ada?
Tuhan memberikan kita otak untuk dapat berpikir dan kita diberikan tubuh untuk aktif bergerak menyelesaikan semua permasalahan dan kebutuhan. kebutuhan? ya kebutuhan. Misalkan kita lapar maka otak kita merangsang untuk bergegas makan, lapar meruapakan permasalahan dan otak merangsang tubuh untuk bergerak mencari sesuatu yang dapat dimakan agar kita tidak lapar lagi. Itu hanya satu contoh kecil dari sistem kerka otak dan tubuh kita.
Nah sekarang bagaimana dengan permasalahan lain yang lebih rumit? Pada dasarnya sama halnya dengan satu contoh di atas, kita hanya tinggal berpikir dengan matang dan bergerak untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan apa yang telah direncanakan / dipikirkan. Semua masalah kita tidak akan terselesaikan jika hanya dipikirkan saja tanpa tindakan aktif, begitupun masalah tidak akan terselesaikan dengan baik jika hanya dikerjakan tanpa dipikirkan terlebih dahulu rencana pemecahannya.
So, kita hanya tinggal manfaatkan otak dan tubuh kita! Tidak ada hal yang telah diberikan Tuhan yang tidak berguna dan sia-sia. Berpikir adalah pendewasaan mental, semakin kita berpikir maka semakin kita akan dapat bertindak dengan baik. Semakin kita banyak bertindak maka makin banyak masalah yang akan terselesaikan.
Namun sekeras apapun kita berpikir dan bertindak, tetap ingatlah untuk mengembalikan semua permasalahan kepada-Nya Yang Maha Pengasih. Bersyukur dan terus berbenah :)
KOPMA CUP 2013
Diposting oleh
nclod blogger
|
baca selengkapnya»
Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang salah satu event Koperasi Mahasiswa UPI Kampus Cibiru 2013, semoga bermanfaat.
September 2013 tepatnya tanggal 28-29, Kopma UPI Kampus Cibiru telah berhasil menyelenggarakan KOPMA CUP, kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun Kopma UPI Kampus Cibiru sekaligus menyambut para anggota baru Kopma, bisa disebut sebagai syukuran.
Kegiatan tersebut sesuai dengan namanya diisi dengan bentuk perlombaan berbagai cabang permainan, sedikitnya ada 7 cabang yang dilombakan, yaitu fun futsal, pukul air, tarik tambang, tari kontemporer, makan kerupuk, cibiru pintar dan lomba make-up. Cabang-cabang tersebut disesuaikan dengan tema yang diambil, yaitu modern and traditional in harmony. Jadi selain permainan modern juga tidak melupakan nilai-nilai tradisi.
Bapak Ketua Program Studi PGSD, Bpk Drs.Dede Margo Irianto, M.Pd sangat menyambut baik diadakannya kegiatan tersebut, seperti ungakapan beliau dalam sambutannya, "Acara ini sangat menarik, dan pasti memiliki banyak nilai positif dalam mengembangkan semangat wirausaha mahasiswa".
Mahasiswa kampus yang hanya memiliki dua program studi ini memiliki antusias yang sangat tinggi menyambut kegiatan ini, hal ini terlihat dari partisipasi dan dukungan yang meriah. Mungkin kegiatan ini merupakan satu-satunya kegiatan yang melibatkan seluruh mahasiswa yang dikemas dalam bentuk perlombaan dan permainan, sehingga rangkaian acara dapat diikuti dengan rame :)
Kalo dilihat-lihat, Cibiru Pintar menjadi cabang terfavorit, permainan yang terinspirasi oleh salah satu tayangan televisi swasta ini memang sedang populer saat itu.
Keseluruhan kegiatan berjalan dengan meriah, dari pembukaan yang disimboliskan dengan gunting balon udara sampai penutupan yang disimbolkan dengan pemotongan kue dan pemotongan nasi tumpeng.
Ini hanya satu tulisan kecil, semoga bermanfaat dan semoga tahun depan acara ini dapat diselenggarakan kembali dengan konsep yang lebih meriah :)



